20180820 - Kuliner Asli Jakarta Yang Mulai Punah

3 Kuliner Asli Jakarta Ini Sudah Mulai Punah

Advertisements

[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.10.2″]

Di era modern saat ini, anak-anak jaman now terlihat lebih menyukai budaya, bahkan lebih menikmati makanan Barat dibandingkan makanan asli dalam negeri. Padahal Indonesia kaya akan budaya serta ragam kulinernya. Sebagai contoh saja adalah makanan soto : soto ada beragam dengan cita rasa berbeda sesuai kota asalnya seperti soto Padang, soto Lamongan, soto Semarang, soto Betawi dan masih banyak lagi. Seperti beberapa kuliner asli Jakarta yang lezat ini, tapi kehadirannya semakin sulit ditemui karena peminatnya semakin berkurang. Padahal dari segi rasa cemilan ini tak kalah lezat dan harganya jauh lebih terjangkau. Kuliner apa saja yang hampir pupus ditelan masa tersebut? Simak lebih lanjut.

Kuliner Asli Jakarta Yang Mulai Sulit Dijumpai Di Ibu Kota

Baca juga! Keuntungan Travel Online Dalam Bepergian

1. Roti Gambang

Roti Gambang dulu pernah merasakan masa keemasan, dimana setiap toko kue pasti menjual roti Gambang. Sensasi roti nan lembut dengan rasa legit, menjadikan nostalgia kuliner asli Jakarta ini primadona dimasa lalu. Tapi kini semakin sulit menemukan roti gambang, para pedagang telah bermigrasi dan semakin sedikitnya peminat menjadi penyebab mengapa roti tersebut semakin sulit ditemukan. Sebenarnya roti gambang hampir mirip dengan kue bolu, hanya saja gambang menggunakan gula merah sebagai pemanisnya, sedangkan kue bolu menggunakan gula pasir. Gula merah tersebut memberikan sentuhan warna coklat alami pada roti gambang.

Baca juga! Mendaki Gunung Rinjani Pertama Kali

2. Kue dongkal

Salah satu kuliner asli Jakarta ini juga bernasib sama seperti roti gambang, sedikitnya peminat membuat produsen kue dongkal tak mampu bertahan. Padahal kue yang berbahan dasar tepung berasam tepung sagu dan gula merah ini memiliki rasa yang lezat dan nikmat. Setelah semua adonan tercampur kemudian dikukus lalu disajikan dengan taburan parutan kelapa diatasnya, semakin menambah kelezatan kue dongkal. Perpaduan rasa manis gula merah dengan kelapa nan gurih ditambah tekstur lembut kue siap menggoyang lidah, tapi sayangnya sudah sangat sulit dijumpai.

3. Bir pletok

Walaupun mempunyai nama bir pletok, tapi salah satu makanan dan minuman asli Jakarta ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Dulu penjual bir pletok sangat mudah dijumpai diberbagai sudut kota, tapi kini untuk menemukan satu saja sudah sangat sulit. Nama bir pletok berasal dari teknik pembuatan serta rasanya. Teknik pembuatannya yakni memasukkan minuman yang sudah diracik ditambahan es dan dimasukkan kedalam bambu khusus. Lalu bambu tersebut dikocok dan menghasilkan bunyi pletok-pletok. Sedangkan nama bir muncul dari segi rasa minuman ini yang sedikit pedas seperti bir beralkohol pada umumnya.

Beberapa kuliner tadi bukan hanya sekedar kuliner saja, tapi ada esensi makna budaya Betawi didalamnya. Seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa jangan sampai membiarkan beberapa kuliner asli Jakarta ini punah karena modernisasi era milenia. Mari kita lestarikan kembali kuliner-kuliner tersebut agar tidak punah ditelan zaman.

Deskripsi : kuliner asli Jakarta yang semakin sulit dijumpai ini disebabkan karena banyak faktor, salah satunya semakin sedikit peminat, padahal rasanya lezat dan nikmat.

[/et_pb_text][et_pb_post_nav _builder_version=”3.10.2″ in_same_term=”off” /][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

3 Kuliner Asli Jakarta Ini Sudah Mulai Punah
Rate this post
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *