Ini Dia Beberapa Etika Pengunjung Tempat Wisata!

Advertisements

Siapa bilang Anda bisa seenaknya berwisata, mengunjungi tempat wisata, dan kemudian pulang begitu saja. Ada beberapa etika dan hal-hal yang sebaiknya tidak Anda lupakan agar wisata Anda benar-benar berkualitas dan berkesan. Apa saja hal-hal tersebut? Di bawah ini Anda bisa melihat penjelasannya.

Baca juga : Keuntungan Travel Online Dalam Bepergian

1. Sebelum Berangkat

Usahakan untuk selalu mencari tahu selengkap-lengkapnya tentang tempat wisata yang akan Anda kunjungi. Ada baiknya Anda menggunakan berbagai macam sumber untuk melengkapi informasi tersebut. Yang paling mudah tentu saja adalah dengan menggunakan sumber online. Anda bisa browsing mengenai tempat wisata tersebut dengan sangat mudah dan cepat. Atau bisa juga Anda mencari tahu dari orang-orang yang sudah pernah ke sana sebelumnya. Percayalah, membaca atau mendengarkan dari pengalaman orang yang sudah benar-benar ke sana akan lebih memberikan gambaran yang jelas tentang tempat wisata tujuan Anda itu.

Cobalah cari tahu lokasinya dan bagaimana cara Anda bisa ke sana. Jangan lupakan juga informasi tentang tarif masuknya (jika memang berbayar) atau malah gratis. Coba juga cari informasi tentang kemungkinan event yang diselenggarakan di tempat wisata tersebut. Kemudian coba cocokkan dengan jadwal keberangkatan Anda. Apakah ada kemungkinan bagi Anda untuk bisa melihat event tersebut saat berada di tempat wisata tujuan Anda? Sebagai contoh, Anda berencana untuk ke Jogja. Anda tahu di Jogja banyak sekali tempat wisata yang menarik. Tapi jika Anda datang di waktu-waktu tertentu, Anda bisa menjadi saksi pergelaran kebudayaan yang sangat mengesankan. Ambil saja contoh Kirab Kraton yang dilaksanakan pada bulan Maulud (menurut kalender Islam) atau Upacara Nglarung di Pantai Parangtritis sebagai bentuk persembahan dan rasa syukur pada hasil laut yang biasanya dilaksanakan pada bulan Muharram (lagi-lagi menurut kalender Islam).

Baca juga : Jangan Lupakan Hal Ini Sebelum Pergi Liburan

2. Ketika Berada di Tempat Wisata

Jika Anda sudah berada di tempat wisata tujuan Anda, ini waktunya bagi Anda untuk menikmati momen wisata Anda. Pastikan Anda gunakan waktu Anda seefektif mungkin agar Anda bisa mendapatkan pengalaman wisata yang optimal. Tapi ingat juga kondisi fisik Anda. Banyak wisatawan yang ujung-ujungnya harus mendapatkan perawatan medis karena mereka memaksakan diri mereka untuk menikmati momen wisata mereka. Seimbangkan antara waktu bersenang-senang dan beristirahat agar Anda bisa melanjutkan momen wisata Anda selanjutnya menurut agenda yang sudah Anda susun.

Selalu ingat untuk bersikap sebagai wisatawan atau turis yang cerdas dan bijak. Anda boleh-boleh saja menikmati momen wisata Anda tapi Anda juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga tempat wisata tersebut. Jangan sampai Anda merusak apapun yang ada di sana. Dan pastikan untuk tidak buang sampah sembarangan. Saya yakin di semua tempat wisata pasti sudah terdapat tempat sampah. Kalaupun Anda tidak bisa menemukannya, coba simpan dulu dan membuangnya nanti saat Anda sudah menemukan tempat sampah. Mari kita jaga bersama tempat wisata yang kita kunjungi agar bisa dinikmati oleh orang-orang lain setelah kita.

Jangan lupa untuk menjaga barang bawaan Anda selama berwisata sebaik mungkin. Kejadian kriminal bisa saja terjadi saat Anda sedang berwisata. Inilah kenapa sangat disarankan untuk membawa barang seperlunya saja saat berwisata. Barang-barang yang lain bisa Anda tinggalkan di hotel atau penginapan Anda dan pastikan Anda mengunci pintunya. Hindari mengenakan perhiasan yang berlebih. Usahakan juga untuk membawa uang secukupnya saja sambil tetap membawa ATM kalau-kalau Anda butuh uang ekstra.

3. Sebelum Pulang

Cek lagi semua barang-barang yang Anda bawa. Jangan sampai ada yang tertinggal. Ingat-ingat lagi apakah ada pesanan oleh-oleh yang belum dibeli. Pastikan juga agar Anda tetap berhati-hati dan waspada setiap saat agar Anda bisa selamat kembali lagi ke rumah supaya Anda bisa menceritakan pengalaman wisata Anda ke keluarga di rumah atau ke teman-teman Anda.

Itulah beberapa Etika yang perlu kita jalani sewaktu berkunjung ke tempat wisata. Bukankah sebebas – bebasnya kita, tetap lebih baik apabila kita bertanggung jawab terhadap kebebasan tersebut? Mari nikmati Indonesia! Dan jaga agar anak cucu kita juga dapat menikmatinya. Salam Muterindo!

Advertisements

Jangan Lupakan Hal Ini Sebelum Pergi Liburan

Advertisements

Sudah pernah dengar ada orang yang malah menderita selama pergi berlibur? Bagaimana bisa momen yang seharusnya penuh dengan canda tawa malah membuat mereka berduka? Usut punya usut, kejadian buruk yang mereka alami terjadi karena mereka kurang persiapan. Ya, liburan memang terkesan sebagai kegiatan bersenang-senang, tapi tetap saja harus ada persiapan matang sebelum melakukannya. Lalu, apa saja yang sebaiknya dilakukan? Mari kita pelajari bersama-sama.

Baca juga! Pengalaman Mendaki Gunung Rinjani

1. Buat Rencana

Kecuali Anda memang sudah merupakan seorang traveler berpengalaman, membuat rencana liburan sangat penting untuk Anda lakukan. Bahkan, seorang traveler berpengalaman pun sangat jarang melewatkan tahapan pra-liburan ini. Anda harus menentukan ke mana Anda akan pergi berlibur dan berapa lama Anda akan di sana. Kemudian, apakah Anda akan berlibur sendirian atau bersama orang lain? Semua perencanaan tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas kepuasan yang bisa Anda dapatkan dari liburan Anda ini. Untuk mempermudah Anda membuat perencanaan, ada baiknya Anda melakukan sedikit riset terlebih dahulu. Sebagai contoh, Anda ingin pergi ke destinasi wisata A. Coba cari tahu apa saja yang ada di sana? Apakah ada event-event yang dilakukan di waktu-waktu tertentu di tempat wisata tersebut? Kalau ada, apakah jadwal rencana liburan Anda memungkinkan Anda untuk melihat event tersebut atau tidak. Membuat perencanaan juga akan mempermudah tahapan selanjutnya untuk memastikan liburan Anda akan mengesankan dan menyenangkan.

Baca juga! Keuntungan Travel Online Dalam Bepergian

2. Pesan Tiket Transportasi dan Akomodasi

Jika Anda sudah menentukan ke mana akan pergi selama liburan nanti, ini saatnya Anda berburu tiket transportasi dan juga akomodasi selama di sana khususnya jika Anda memang berniat untuk menginap selama beberapa malam di sana. Untuk urusan tiket transportasi, jelas, Anda harus menentukan jenis transportasi apa yang akan Anda pilih. Apakah tempat wisatanya bisa ditempuh dengan mobil pribadi? Kalau iya, maka Anda bisa melewatkan tahapan mencari tiket ini. Tapi kalau Anda harus mengendarai transportasi umum, ada baiknya Anda segera memesan tiket menggunakan travel online. Dikhawatirkan nanti Anda bisa kehabisan tiket jika Anda menunda-nunda dan kondisi ini sering terjadi khususnya pada musim-musim liburan. Satu tips yang bisa Anda coba jika Anda ingin mencari tiket pesawat untuk keperluan liburan Anda, hindari untuk bersikap ragu-ragu dalam membeli tiket pesawat. Jangan menunggu nanti-nanti dengan harapan harganya akan lebih murah. Untuk mempermudah Anda, cobalah untuk mencari tiket transportasi dan juga akomodasi secara online saja. Sudah ada banyak website dan aplikasi (diantaranya traveloka.com, tiket.com ataupun booking.com) yang bisa mengatasi hal di atas secara mudah dan cepat.

3. Siapkan Uang Ekstra

Membawah uang ekstra selama liburan memang menjadi salah satu hal yang bijak yang sebaiknya Anda lakukan. Kenapa seperti itu? Uang ekstra bisa Anda gunakan untuk kondisi-kondisi yang tidak terduga. Sebagai contoh, ya walaupun kita semua tidak menginginkannya, hal buruk bisa terjadi saat sedang liburan. Dengan uang ekstra, kita bisa mempermudah kejadian buruk tersebut agar dampaknya tidak terlalu fatal pada kita. Dan menurut pengalaman, membawa uang ekstra akan sangat berguna untuk membeli oleh-oleh. Jika ada teman-teman Anda yang tahu Anda sedang liburan, jangan kaget kalau tiba-tiba mereka mengontak Anda dan titip dibelikan oleh-oleh secara mendadak.

4. Bawa Perlengkapan

Yang terakhir tentu saja untuk menyiapkan perlengkapan selama liburan. Pastikan tidak ada yang tertinggal. Paling tidak Anda membawa beberapa baju ganti termasuk pakaian dalam. Untuk alat mandi, sebenarnya tidak wajib karena jika Anda menginap di hotel, Anda akan mendapatkan alat mandi untuk bisa digunakan secara gratis. Tapi jika Anda menghendaki membawa sendiri, ya, silakan saja. Jika Anda menderita penyakit tertentu, jangan lupa untuk membawa obat-obatan Anda. Dan usahakan untuk membawa barang selengkap mungkin tapi juga seperlunya saja. Ingat bahwa Anda sedang liburan, bukannya pindahan rumah.

Jika Anda sudah yakin melakukan hal-hal di atas dengan tepat, hampir bisa dipastikan Anda sudah siap untuk berangkat. Selamat liburan dan semoga liburan Anda menyenangkan dan mengesankan! Mari Keliling, Muter Indonesia!

Advertisements

Keuntungan Travel Online Dalam Bepergian

Advertisements

[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.10.2″]

Tren jalan-jalan tampaknya masih akan bertahan untuk waktu yang cukup lama mengingat bagaimana bepergian saat ini bisa dilakukan dengan sangat mudah dan cepat. Jika dahulu kita harus mempersiapkan segala sesuatunya agar travelling bisa berjalan lancar seperti harus beli tiket manual dari agen penjual, kemudian harus menelepon hotel untuk memesan tiket, semua kesulitan tersebut langsung sirna karena adanya teknologi travel online.

Saya yakin sebagian besar dari Anda pasti sudah mengenal berbagai jenis aplikasi online yang bisa diinstal di perangkat pintar Anda untuk memenuhi kebutuhan travelling, misalnya traveloka.com, tiket.com atau airy. Tapi tidak menutup kemungkinan masih ada sebagian orang yang ragu untuk menggunakannya dan masih memilih cara manual. Jika Anda masih memiliki keraguan tersebut, cobalah untuk melihat beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan metode online untuk memenuhi kebutuhan perjalanan Anda seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini.

Baca juga! Persiapan Mendaki Gunung Semeru

1. Super Duper Mudah

Kalau Anda memutuskan untuk menggunakan aplikasi online untuk keperluan traveling Anda, maka siap-siaplah untuk dimanjakan dengan berbagai kemudahannya. Yang pertama, jelas, Anda bisa mengurus keperluan traveling Anda kapapun dan di manapun. Semuanya bisa Anda akses melalui smartphone Anda. Sebagai contoh, Anda tidak perlu lagi pergi ke agen penjual tiket untuk memesan tiket kereta api atau pesawat. Semuanya bisa Anda lakukan dari aplikasi online tersebut. Metode travel online juga memungkinkan Anda untuk mengurus hal lainnya seperti masalah akomodasi. Ya, inilah kenapa aplikasi traveling online bisa dibilang sebagai “one stop service for travelling” atau satu layanan untuk semua keperluan travelling. Tidak hanya masalah tiket, Anda juga bisa booking kamar hotel dan bahkan membeli paket wisata di tempat tujuan Anda. Anda juga bisa langsung melakukan pembayaran dan mengkonfirmasinya dari aplikasi tersebut. Sangat mudah dan cepat, bukan?

Baca Juga! Pengalaman Mendaki Gunung Rinjani 

2. Penawaran Promosi yang Lumayan Sering

Bukan rahasia lagi kalau Anda bisa menikmati berbagai penawaran promosi jika Anda menggunakan aplikasi travel online untuk urusan perjalanan Anda. Macam promosinya juga sangat bervariasi. Sebagai contoh, Anda bisa mendapatkan potongan harga tarif hotel di hotel-hotel tertentu. Beberapa aplikasi online juga menawarkan semacam poin yang bisa Anda kumpulkan dari setiap transaksi keperluan traveling yang Anda lakukan melalui aplikasi tersebut. Ketika poin sudah terkumpul, Anda bisa menukarkannya untuk berbagai macam promo seperti potongan harga tiket dan lain sebagainya.

Khusus untuk tiket pesawat, ada satu tips yang sebaiknya Anda lakukan. Kalau Anda ingin berburu tiket pesawat, cobalah untuk langsung membelinya tanpa terlalu banyak berpikir karena peluang harga naik bisa terjadi seketika tanpa Anda sadari. Atau kalau harga tiket pesawatnya sudah terlanjur naik, cobalah untuk keluar dari aplikasi tersebut terlebih dahulu dan tunggu beberapa jam. Buka kembali aplikasi saat jam-jam yang sekiranya orang-orang tidak banyak berburu tiket pesawat. Dengan demikian, biasanya Anda akan mendapatkan harga yang terbaik.

3. Aman

Asalkan Anda menggunakan aplikasi travel online yang ternama dan sudah terpercaya, urusan keamanan sudah tidak perlu Anda khawatirkan sama sekali. Beda jika Anda menggunakan jasa online yang belum terpercaya. Teman saya pernah menghadapi pengalaman pahit hanya karena tergoda dengan harga tiket pesawat yang ditawarkan melalui sebuah jasa online yang didapatkannya dari sosial media (sebut saja Instagram). Setelah melakukan transfer, ternyata tiket tidak kunjung datang. Setelah melakukan penelusuran, barulah pihak penjual itu mau mengembalikan uang yang sudah ditransfer dengan dalih ada trouble di sana dan di sini.

Ya, walaupun akhirnya uang kembali, tapi tetap saja pengalaman tersebut tidak mengenakkan. Inilah kenapa untuk urusan keamanan, sangat disarankan bagi Anda untuk menggunakan aplikasi travel online yang sudah terpercaya. Walaupun Anda trouble nantinya, Anda tidak perlu khawatir karena layanan customer servicenya sangat bisa diandalkan. Sistem pembayaran juga sudah terjamin sampai dengan kode booking yang akan Anda dapatkan, semuanya sudah dijamin aman.

 

Nah, sekarang Anda sudah semakin yakin untuk memenuhi kebutuhan traveling Anda dengan bantuan aplikasi online bukan? Cobalah sekarang dan nikmati berbagai keunggulannya. Mari Keliling, Muter Indonesia!

[/et_pb_text][et_pb_post_nav _builder_version=”3.10.2″ in_same_term=”off” /][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Advertisements

Tipe Pendaki Yang Kita Harapkan Untuk Menemani Perjalanan

Advertisements

[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.10.2″]

Mencari teman untuk diajak mendaki gunung itu gampang gampang susah. Kalau tepat, mendaki gunung akan menjadi salah satu pengalaman yang asyik bagi kalian. Kalah salah, pendakian itu malah akan menjadi menyebalkan. Harapan kita untuk menikmati perjalanan menuju puncak menjadi tidak seru lagi karena temanmu termasuk tipe pendaki yang tidak kamu harapkan ada dalam grupmu. Kembali ke hakikat manusia, di mana setiap orang mempunya watak dan sifat nya yang unik yang akhirnya melahirkan sikap yang berbeda – beda dan lahirlah karakter pendaki gunung yang khas. Berdasarkan hal tersebut ditambah pengalaman MUTERINDO yang tidak seberapa ini, kami ingin memberikan informasi yang tidak seberapa tentang tipe – tipe pendaki gunung.

1. Leader & Planner

Tipe pendaki ini wajib ada dan harus dimasukkan dalam top list grup pendakianmu. Berikan dia ide gunung yang akan didaki dan beberapa waktu kemudian dia akan mendatangimu dan mengajakmu untuk mendaki gunung tersebut. Ya! Dialah yang mewujudkan mimpimu menjadi nyata dan alam memang menjadi bagian dari dirinya. Kamu tidak perlu kuatir apabila kamu tidak mempunyai peralatan mendaki yang cukup lengkap karena dia pasti mempunyainya. Sebutkan! Tenda dome, trangia, carrier, kompor, permen, headlamp, apalagi ya?.

Jangan tanyakan ilmu pendakiannya. Kami rasa sudah tidak perlu diragukan lagi karena jam terbangnya yang sudah tinggi! Jangan tanyakan juga tentang kekuatan fisiknya. Persiapan fisik pasti sudah dilakukannya sejak jauh – jauh hari. Selama masa penantian, mungkin dialah yang paling cerewet mengenai persiapan (mulai dari fisik, logistik dan juga peralatan). Perjalananmu dapat dipastikan aman bersamanya.

2. Teman Lawak

Apabila semua tipe pendaki gunung terlalu serius seperti si “LEADER”, tentu kamu akan bosan di sepanjang perjalanan bukan? Karenanya, teman kocak bin konyol perlu kamu ajak untuk mendaki. Dia akan menjadikan momen – momen di perjalanan menjadi berkesan karena semua kekonyolannya. Selalu aja ada komentar komentar lucu yang keluar dari mulutnya di sela – sela perjalanan, saat istirahat, di dalam tenda, ketika mengambil foto yang menimbulkan gelak tawa. Ya walaupun dia sering bercanda di sepanjang perjalanan, kalian mempunyai visi yang sama kok. Foto di puncak #ea.

3. Teman Sabar

Apabila kamu adalah tipe pendaki yang lemah dan tak berdaya, alias nubi. Dan kamu memiliki teman yang tidak termasuk tipe pendaki di nomor 1 dan nomor 2, bahkan memiliki fisik yang tidak terlalu kuat, boleh jadi kamu dan temanmu akan membuat jalannya pendakian berlangsung lebih lama. Hal ini menjadi berbahaya karena kalian mungkin akan ketinggalan jauh di belakang. Bahayanya apabila kalian sampai tertinggal adalah kamu bisa tersesat, kaki terkilir atau mendapatkan serangan dari hewan buah (misalnya babi hutan). Oleh sebab itu, kamu juga perlu teman yang memberikan semangat ketika fisik dan mentalmu sudah terlalu lelah. Fakta lapangan menyebutkan bahwa orang yang sudah sering latihan fisik tetapi mentalnya tidak siap, akan lebih sering mengeluh di tengah jalan. Jadi penyemangat dan semangat itu penting!

4. Fotographer

Sebuah momen yang terjadi dalam hidup ini mustahil untuk diulang kembali. Kapanpun hal itu terjadi, dimanapun itu terjadi. Kamu mungkin bisa mendaki gunung yang sama berulang kali, tetapi apakah harinya sama? teman pendakianny sama? cuacanya sama? Saya yakin tidak! Jadi, teman mendaki yang memiliki kamera dan mencintai photography wajib hukumnya untuk kamu ajak sehingga dapat mengabadikan momen – momen pendakianmu. Hargai dan rekam momenmu sendiri. Karena pada waktunya nanti kenangan akan menjadi lebih berarti.

The whole point of taking pictures is so that you don’y have to explain things with words – Elliot Erwitt

Itulah 4 tipe pendaki gunung menurut MUTERINDO, menurut kamu bagaimana?

[/et_pb_text][et_pb_post_nav _builder_version=”3.10.2″ in_same_term=”off” /][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Advertisements

Harapan Pendaki Gunung Yang Patah Seiring Langkah

Advertisements

[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.10.2″]

Banyak harapan para pendaki gunung ketika memantapkan niat dan melangkahkan kaki dalam menaklukan puncak gunung. Mulai dari harapan yang besar sampai harapan yang biasa – biasa aja. Dari berbagai harapan pendaki gunung yang ada, pamer pengalaman saat mendaki menjadi salah satu niat terbanyak dari para pendaki gunung. Dengan caption dan quote – quote yang menarik serta menantang menjadi daya pikat tersendiri sehingga membuat orang – orang terpacu untuk pergi ke sana. Tidak heran kalau jumlah pendaki pemula jauh lebih banyak ketimbang para “pendaki beneran”.

Baca juga : Bekal Makanan Untuk Mendaki Gunung

Gunung yang indah! Itu cuman kelihatannya. Kenyataannya gunung menjadi indah karena (mungkin) perjuangan yang kita dapatkan untuk menaklukannya. Medan terjal yang membuat ketagihan, kabut tebal yang turun perlahan, bahkan berdiri di atas awan menjadi penyemangat tersendiri bagi para pendaki pemula dalam menggeluti pertualangannya. Memang sih, gunung akan selalu indah dan pengalaman akan selalu berharga, tapi ternyata harapan pendaki gunung yang muncul karena terekspos di medsos kadang jauh banget dari realita yang ada. Ini perlu dipahami para pendaki pemula agar tidak patah semangat hanya karena pengalaman pertama. Inilah 10 ekspektasi vs realita mendaki gunung yang sering membuat salah paham.

1. Hiking sendirian hanya ada di sosmed, kenyataannya dia pasti mendaki bareng – bareng kok. Kalau ga, siapa yang bakal moto dia nanti? #mikir

2. Foto yang diposting merupakan hasil pemilihan dari beribu – ribu foto yang telah di-take. Diposting kurang keren, dibuang sayang.

3. Banyak pendaki gunung yang tidak mendapatkan izin mendaki dari orang tuanya. Akhirnya berbohong pun menjadi salah satu cara memuluskannya perjalanannya.

4. Foto negeri di atas awan hanya bagus apabila diambil dari angle tertentu. Kenyataannya sampah bertebaran di mana – mana. Jadi ingat, jangan tinggalkan apapun selain jejak! #mentalpendaki

5. Peralatan pendaki gunung yang sangat banyak dan lumayan merogoh kocek. Bagi sobat pendaki dengan kantong pas – pasan, meminjam akan meringankan beban.

6. Bagi Anda yang berniat mendaki Gunung Semeru untuk menginap di Ranu Kumbolo. Jangan berkemah pada saat 17 Agustus ataupun liburan panjang (long weekend). Dijamin spot tenda terbaik sudah hilang ditelan kerumunan.

7. Ramainya malam oleh orang yang bercerita / bernyanyi tidak akan mematahkan semangatmu untuk segera menempat sleeping bag.

8. Berat carrier yang kamu pikul mungkin akan mematahkan semangat. Oleh karena itu, bawalah barang – barang yang kamu butuhkan. Ingat! Kamu mau mendaki gunung, bukan pindah rumah.

9. Latihlah fisik dan mentalmu sebelum melakukan pendakian. Perjuangan mencari foto itu berat kawan!

10. Ketika kamu mengharapkan semangat atau dukungan dari para sahabatmu, tetapi 15 dari 8 orang teman yang kamu survey akan bilang kamu untuk hati – hati. Yup kebanyakan dari mereka paranoid bahwa kamu akan berhasil mendaki gunung. Bukan mood booster yang kamu dapatkan, tapi malah petuah #capekdeh

Yup. Itulah harapan pendaki gunung yang terkadang terlalu indah. Tapi perjalanan tidak mungkin dimulai tanpa harapan itu bukan? Tetap melangkah dan tetap semangat! MUTER INDONESIA!

[/et_pb_text][et_pb_post_nav _builder_version=”3.10.2″ in_same_term=”off” /][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Advertisements

Bekal Makanan Yang Harus Dibawa Untuk Mendaki Gunung

Advertisements

[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.10.2″]

Mendaki gunung sekarang bukanlah suatu hobi yang hanya dinikmati oleh segelintir orang. Sejak demam 5cm melanda, banyak orang yang terpincut akan olahrga atau hobi ini. Baik cowo maupun cewe, tua maupun muda, bersedia untuk melangkah setapak demi setapak demi bisa menikmati perjalanan di pegunungan. Bagi beberapa yang ambisius, puncak gunung adalah tujuan mereka! Bagi para pendaki, mendaki gunung akan melatih mental mereka (mental gain) sehingga menjadi pantang menyerah dan selalu mencari jalan untuk menggapai mimpi mereka!

Yang perlu kita ingat adalah bahwa semua pendaki, baik tua maupun muda harus melakukan persiapan yang cukup sebelum, saat dan sesudah naik ke puncak gunung. Kita perlu mempelajari mengenai tips survival, trik mendaki dan bekal makanan yang perlu dibawa saat menaklukan puncak gunung! Agar kita semakin siap untuk menyiapkan perbekalan untuk mendaki gunung, MUTER INDO akan berbagi perbekalan yang biasanya kami bawa. Berikut adalah 5 bekal makanan wajib para pendaki. Simak baik baik ya climbers.

1. Membaca beras merupakan bekal makanan wajib bagi kamu para pendaki

Pada umumnya, kawan pendaki selalu membawa mie / pop mie untuk menjadi sumber tenaga, menggantikan nasi, ketika ingin menaklukan puncak gunung. Siapa sangka bahwa sepiring mie yang memiliki 300 kalori (lebih tinggi dari nasi yang memiliki 200 kalori) tidak menjamin bahwa kamu akan memiliki tenaga yang cukup untuk menaklukan puncak gunung. Hal ini disebabkan kalori pada mie diperoleh dari Natrium yang apabila berlebih akan menyebabkan kita mengalami hipertensi. Oleh karena itu, MUTER INDO mengajak kawan pendaki untuk back to basic dengan mengonsumsi nasi untuk menjadi sumber kekuatan kita. Apabila kita bosan dengan nasi, Oatmeals dapat menjadi substitutenya.

2. Makan sayur sop / cap cay

Rasanya sangat kurang apabila kita hanya makan nasi saja saat mendaki gunung. Oleh karena itu, MUTER INDO menyarankan untuk membawa sayur – sayuran ketika kita sedang plesiran ke gunung. Selain gampang dimasak, rasa sayur yang dimakan di gunung akan berkali kali lipat lebih lezat dari makanan manapun yang ada di kota. Tidak percaya? Coba saja!

3. Sosis, Abon ataupun kering tempe untuk menjadi sumber protein

Selain nasi, telur menjadi bekal makanan wajib yang biasanya di bawa oleh para pendaki. Tapi para pemula yang belum berpengalaman sering menumpahkan telur tersebut di dalam tas. Hiks! Sungguh pengalaman yang tidak mengasyikan. Walaupun sekarang sudah ada egg holder untuk mencegah hal itu terjadi, bentuknya yang cukup besar (si egg holder) membuat tas ransel kita menjadi kepenuhan.

Beberapa guide pun tidak menyarankan para pendaki untuk membawa sarden / kornet ataupun makanan berkaleng. Hal ini disebabkan makanan berkaleng kerap kali merobek trash bag saat di bawa turun. Perlu protein? Bawalah sosis, abon ataupun kering tempe. Selain praktis, ketiga makanan tersebut tidak akan menyebabkan sampah!.

4. Wedang Jahe untuk menghangatkan tubuhmu di malam hari

Sehabis makan, kita tentunya perlu minum kan sahabat? di sini, kami ingin merekomendasikan minuman yang sangat penting untuk dibawa. Jika kamu butuh badan yang hangat di saat dinginnya malam, pada umumnya itu berarti kamu merindukan kasih sayang! Sebagai pengganti kasih sayang, wedang jahe dapat menjadi penolong dalam dinginnya malam. Saat ini, banyak minuman sachet yang terbuat dari campuran jahe, sereh dan tanaman – tanaman herbal lain yang dapat menghangatkan tubuh kita tanpa efek samping.

5. Gula Merah atau Madu untuk meningkatkan stamina

Walaupun kawan pendaki yang membawa gula merah sering dibilang pendaki kere. Ternyata itu hanyalah asumsi yang tidak beralasan. Ya walaupun dibilang kere, ternyata mereka sangat smart. Ini adalah beberapa fungsi dari gula merah (i) menambah energi ; (ii) meredakan sakit perut ; (iii) mengurangi rasa sakit bagi kaum perempuan yang haid di perjalanan mendaki ; (iv) meningkatkan daya tahan!

Demikian ulasan bekal makanan wajib bagi para pendaki. Punya saran lain? Yuk komen di bawah. Terus Keliling! Muter Indonesia!

 

[/et_pb_text][et_pb_post_nav _builder_version=”3.10.1″ in_same_term=”off” /][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Advertisements